3 Perbedaan Hadits Qudsi dengan Al-Qur’an

3 Perbedaan Hadits Qudsi dengan Al-Qur’an

Hadits menurut bahasa bermakna baru. Hadits juga punya makna “sesuatu yang dibicarakan dan dinukil”, juga “sesuatu yang sedikit dan banyak”. Bentuk jamaknya adalah ahadits.

Adapun “Qudsi”menurut bahasa dinisbatkan kepada “Qudus” yang seperti kita tahu artinya suci. Yaitu sebuah penisbatan yang menunjukkan adanya pengagungan dan pemuliaan atau penyandaran kepada Allah yang Mahasuci.

Jadi, apa itu Hadits Qudsi? Dalam Mabahats Ulumul Hadits karya Syaikh Manna’ AlQaththan, adalah apa yang disandarkan oleh Nabi dari perkataan-perkataan beliau kepada Allah.

Lalu apa bedanya dengan kitab suci Al-Qur’an? Menurut kitab yang sama, disebutkan bahwa:

  1. Al-Qur’an itu lafaz dan maknanya dari Allah, sedang hadits qudsi maknanya dari Allah dan lafaznya dari Nabi.
  2. Membaca Al-Qur’an termasuk ibadah dan mendapat pahala, sedang membaca hadits qudsi bukan termasuk ibadah dan tidak mendapat pahala.
  3. Disyaratkan mutawatir dalam periwayatan Al-Qur’an, sedangkan dalam hadits qudsi tidak disyaratkan mutawatir.Wallahua’lam.

    [Paramuda/ BersamaDakwah.net] Sumber bersamadakwah.net



3 Perbedaan Hadits Qudsi dengan Al-Qur’an

Hadits menurut bahasa bermakna baru. Hadits juga punya makna “sesuatu yang dibicarakan dan dinukil”, juga “sesuatu yang sedikit dan banyak”. Bentuk jamaknya adalah ahadits.

Continue Reading...

Inilah Khasiat Surat al-Fatihah

Semua surat dalam al-Qur’an adalah istimewa. Penyebutan khasiat dalam judul tulisan ini bukan berarti menafikan khasiat surat yang lain. Melainkan penegasan bahwa ada surat-surat tertentu yang Allah Ta’ala pilih dan memiliki khasiat khusus yang tidak dimilki oleh surat yang lainnya.

Continue Reading...

17 Ilmu Yang Harus Dikuasai Dalam Memahami Al-Qur`an

Pada jaman akhir ini Perselisihan karena perbedaan pemahaman yang terjadi  boleh jadi dikarenakan segelintir kaum muslim terhasut atau korban ghazwul fikri (perang pemahaman) yang dilancarkan oleh kaum Zionis Yahudi sehingga cara memahami Al Qur’an dan Hadits mengikuti cara  pemahaman  yang serampangan menurut pikiran dan nafsunya mereka sendiri.

Continue Reading...