Tahfidz Anak Usia SD / MI

HAFAL QUR’AN ANAK USIA SD/MI

 

KISAH Shalafus Shalih

Imam Syafi’I –Rahimahullah- diserahkan oleh ibunya untuk menghafal al-Qur’an pada usia 4 tahun, dan hafal al-Qur’an di usia 7 tahun. 

Imam Nawawi –Rahimahullah- diantar oleh ayahnya ke Maktab Rawahiyah untuk menghafal al-Qur’an pada usia 9 tahun, dan hafal al-Qur’an sebelum balighnya. 
Ibnu Hajar al-‘Atsqalani  disekolahkan ke Maktab untuk menghafal al-Qur’an pd usia 5 tahun, dan khatam al-Qur’an pada usia 9 tahun. 
Imam Ibnul Jazaariy –Rahimahullah- selesai menghafal al-Qur’an pada usia 13 tahun. 

Dan masih banyak lagi para ulama kita dari kalangan shalafus shalih yang membuka perjalanan ilmu mereka dengan menghafal al-Qur’an sejak usia dini dan mengkhatamkannya sebelum masuk usia baligh.

Mengapa? Karena orang tua para Shalafus Shalih kita sangat faham dan mengerti bagaimana cara mempersiapkan anak-anak mereka menjadi orang-orang besar dizamannya nanti. Ibarat tanah yang subur, maka tanah tersebut harus dipersiapkan benar-benar agar dapat ditanami dan menghasilkan tanaman yang berkualitas.
Mendidik anak-anak kita untuk mampu menghafal al-Qur’an  diusia dini adalah sebuah persiapan yang sangat baik sebelum mereka mempelajari ilmu-ilmu lainnya. Bahkan para ulama kita terdahulu, tidak menyukai seseorang yang ingin belajar ‘Uluum syar’I, tetapi belum menyelesaikan hafalan al-Qur’an. 

Diriwayatkan, Imam al-Auza’i –Rahimahullah- pernah didatangi oleh seseorang yang ingin belajar fiqih kepadanya. Maka beliau menanyakan terlebih dahulu tentang hafalan Al-Qur’an yg dimiliki oleh orang tersebut, Imam Auza’I pun menyuruhnya membacakan surah An-Nisaa ayat ke-11 ???… Orang itu pun tidak mampu melanjutkan ayat tersebut lalu Imam Auza’I pun menyuruhnya kembali untuk menyelesaikan Al-Qur’an terlebih dahulu. (Kaifa Tahfadzul Qur’an, yahya bin Abdurrazaaq Al-Ghautsani hal 25)

Program Tahfidz anak usia MI di rancang bagi anak usia 7 tahun (minimal) dengan target menyelesaikan hafalan 30 juz selepas lulus sekolah tingkat dasar (SD) dengan masa tempuh belajar selama 6 tahun.

Program Tahfidz Qur’an untuk anak usia Sekolah Dasar yang dirancang bagi umur anak umur 7 tahun (minimal) untuk bisa menghafal Al Qur’an dengan target hafal selepas lulus Sekolah tingkat Dasar (SD), ditambah dengan dibekali kemampuan berkomunikasi menggunakan bahasa arab dan inggris untuk dijadikan bahasa seharihari. Program ini menggunakan Metode Tilawah dan Metode Irhamna yang sudah terbukti dapat menjadikan anak membaca dan menghafal Al Qur’an lebih cepat dan fasih. (Dengan Standard Qiroah Bersanad) Selain diajarkan untuk membaca dan menghafal Al Qur’an, santri juga dibekali dengan pembekalan akhlaq dan karakter qur’ani.